Blanc 633, White Tanning Pertama di Indonesia

Dimas Wahyu 2019-08-29

Tren kulit cerah semakin meningkat, di pasaran tidak habis-habisnya produk baru yang dikeluarkan. Kebanyakan orang Indonesia menginginkan kulit yang lebih cerah atau putih. Memang sudah banyak solusi perawatan kulit, dari produk yang dijual bebas atau perawatan di klinik kecantikan, tapi semuanya memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencapai hasil yang diinginkan. DItambah lagi konsumen masih harus melalui proses adaptasi dengan produk atau perawatan klinik yang dicoba.

Sekarang sudah ada solusi yang cepat dan ekonomis untuk mencerahkan kulit. Pertama kali di Indonesia, Blanc 633 mengeluarkan white tanning menggunakan teknologi red light tanning.

Umumnya, tanning dilakukan untuk membuat kulit lebih gelap dengan mengekspos ke pancaran sinar UV yang merangsang produksi melanin dalam kulit. Blanc 633 melakukan kebalikannya, di mana tanning capsule didesain merangsang kulit untuk memproduksi kolagen.

Bagaimana cara kerjanya? Red light dengan jangkauan gelombang 633nm yang dipancarkan dari tanning capsule menembus kulit, menstimulasi sel untuk memproduksi kolagen, lalu kolagen bergerak ke permukaan kulit. Kolagen yang secara natural diproduksi memutihkan, membersihkan, dan mereparasi kulit.

Treatment berlangsung selama 15 menit dalam kapsul yang tidak terlalu panas. Sebelum melakukan tanning, direkomendasikan untuk mandi, menghapus makeup, dan tidak dilakukan setelah berjemur di bawah matahari atau tanning booth. Di dalam kapsul, tanning dilakukan tanpa busana dan hanya menggunakan losion serta kacamata khusus agar mata tidak terkena sinar berlebih. Setelah treatment, pelanggan dilarang mandi selama 2-3 jam.

Untuk hasil paling optimal, direkomendasikan untuk melakukan delapan kali tanning dalam jeda dua hari. Namun, kadang hasil sudah mulai terlihat dalam sesi tiga atau empat.