Kreasi Warna Rambut Tanpa Batas dengan L’Oréal Professionnel Maji Fashion

Rerre Adysti 2019-07-31

L’Oréal Professionnel kembali meluncurkan layanan pewarnaan rambut terbaru yang mengusung kreasi warna tanpa batas yang dibagi ke dalam empat inspirasi gaya khas wanita Indonesia.

Kreasi pewarnaan rambut MAJI Fashion dari L’Oréal Professionnel terinspirasi dari perkembangan tren warna rambut di Asia, khususnya dari China dan Korea. Tren warna yang translucent, nuansa cool shades, ashy, dan pastel masih menjadi idola di kawasan Asia, termasuk juga di Indonesia. Menurut data yang dihimpun L’Oréal Professionnel, pencarian kata kunci “Balayage Ash Brown” di Google untuk kawasan Indonesia mengalami kenaikan sampai 12%, sedangkan “Ash Grey Hair” naik hingga 60% selama setahun terakhir.

Khusus bagi para konsumen di Indonesia, kreasi warna MAJI Fashion diterjemahkan melalui empat consumer styles yang ditampilkan melalui gaya empat orang muse, yakni Monita Tahalea, Stephanie Rose, Hellua, dan Tanayu Djanuismadi. Keempat muse ini dipilih sesuai dengan karakternya yang menggambarkan keempat inspirasi gaya MAJI Fashion.

Sophisticated

Inspirasi gaya Sophisticated digambarkan oleh Monita Tahalea sebagai muse. Gaya ini cocok bagi para wanita bergaya feminin dan elegan, termasuk juga untuk para wanita karir yang ingin bereksperimen dengan warna rambut, tetapi tetap subtle dan tidak terlalu menyolok. Untuk menghasilkan tampilan seperti ini, digunakan MAJI Fashion 6.73 untuk bagian akar, serta kombinasi MAJI Fashion 8.73 dan 6.73 untuk bagian batang, sehingga menghasilkan padanan warna smokey jade yang berpadu dengan warna alami rambut.

Fashionably Chic

Gaya Fashionably Chic tergambar pada sosok Stephanie Rose yang playful dan chic, serta gemar akan warna-warna pastel yang lembut. Untuk menghasilkan tampilan warna rambut ala Stephanie, gunakan MAJI Fashion 6.12 pada bagian akar dan MAJI Fashion 8.12 di area batang. Kombinasi ini akan menghasilkan tampilan Lavender Ash nan lembut.

Street Style

Santai, tapi tetap fashionable. Seperti itulah gaya Street Style yang ditampilkan Hellua. Rambut Hellua diwarnai dengan MAJI Fashion 6.11 pada akarnya dan MAJI Fashion 8.11 di bagian batang, sehingga menghasilkan koomposisi warna Blue Stone yang monokrom dan bernuansa gelap.

Daring Darling

Sesuai gayanya yang edgy dan selalu tampil beda, Tanayu Djanuismadi dipilih untuk menggambarkan gaya Daring Darling. Gaya rambut Daring Darling dapat diperoleh dengan perpaduan MAJI Fashion 6.52 di bagian akar dan MAJI Fashion 8.52 pada batang. Hasilnya, warna Pearl Mahogany yang nyentrik dan stand out.

Dilihat dari kombinasi gaya keempat muse di atas, berani bereksperimen menjadi kunci dalam menjajal pewarnaan MAJI Fashion. Hal ini sesuai dengan pemaparan Indra Tanudarma selaku Head of Education L’Oréal Professionnel dalam peluncuran MAJI Fashion yang berlangsung di Soehanna Hall, Energy Bulding, Jakarta, Selasa (30/7).

“Di kawasan Asia Utara, kebanyakan orang sudah tidak takut lagi untuk bereksperimen dengan warna rambut. Banyak yang memilih warna cool tone, seperti ash dan lavender. Tren ini perlahan merambat ke kawasan Asia Tenggara,” tutur Indra.

Sementara itu, Hendra Purjaka selaku Brand General Manager L’Oréal Professionnel menyebutkan, MAJI Fashion menjadi gambaran gaya eksperimental kaum millennial. “MAJI Fashion merupakan jawaban dari tren kaum millennial yang ingin mengekspresikan karakternya,” ujar Hendra. “Kami ingin selalu memberikan solusi dan inspirasi bagi mereka lewat warna-warna yang sedang tren di Asia.”

(Foto: dok. L’Oréal Professionnel)