Tips Styling Rambut Pria Ala Celebrity Barber Henoch Sitompul

Dimas Wahyu 2019-07-06

Pria kadang masih sulit mencari style apa yang paling cocok untuk rambut, apalagi bagi para pria dewasa dan kalangan profesional muda. Penampilan menjadi salah satu hal utama di dunia kerja, yang dapat merusak impresi saat bertemu atasan atau klien jika tidak dirawat dengan baik.

Henoch Sitompul, master barber dan pemilik Pancos Barbershop, berbagi tips styling dengan rekan-rekan media di acara konferensi pers “Road to #CutAboveTheRest” di Coffee Lab Kapal Api, Jakarta. Barber yang sudah menjalani karirnya selama enam tahun itu berbagi sejumlah tips yang dapat dijajal para pria untuk merancang rambutnya agar terlihat sempurna.

Kenapa pria harus memperhatikan styling rambutnya? Henoch menjawab, “Rambut ibarat mahkota seorang pria yang selalu menjadi hal pertama yang dilihat oleh orang lain, lantas alangkah baiknya kita merawat dan merancang mahkota agar tetap rapi.”

Agar rambut tetap rapi, ini beberapa tips dari Henoch:

1. Ketahui posisi pusar rambut

Posisi pusar rambut--yang kerap disebut user-user atau unyeng-unyeng--sangat menentukan arah sisiran rambut saat styling. Henoch menyarankan, ikuti arus mayoritas arah pusar rambut. Kalau banyak ke kiri, maka rambut disisir ke kiri. Namun, untuk beberapa gaya rambut, tidak selalu harus mengikuti arah pusar rambut. Contohnya, bagi yang menginginkan gaya rambut spike atau mohawk, justru arah sisir harus melawan arus.

2. Gunakan hair brush lalu comb

Brush and Comb

Kiri: hair brush, kanan: comb (Sumber : Amazon.com)

Tidak sedikit orang yang sembarangan dalam memilih sisir rambut dan mengira semua jenis sisir memiliki fungsi yang sama. Miskonsepsi yang sering ditemukan yakni penggunaan hair brush dan comb. Biasanya pria langsung menyisir dengan comb. Justru, agar pomade rata setelah diaplikasikan, sebaiknya menggunakan hair brush. Memakai comb setelah mengaplikasikan pomade akan membuat pomade menempel di sisir dan tidak akan merata di permukaan rambut. Setelah menyisir dengan hair brush, baru kemudian rambut dirapikan dengan comb.

3. Banyaknya pomade tergantung kelembapan rambut

Rambut paling ideal dipakai pomade antara setelah dikeringkan dengan handuk sesudah mandi atau dengan hairdryer. Saat rambut lembab, pomade lebih gampang menyerap dan menjaga bentuk rambut. Semakin lembab rambut, semakin sedikit pomade yang harus dipakai.

4. Style rambut harus disesuaikan dengan bentuk kepala

Walau banyak gaya rambut yang menggoda untuk dicoba, tidak semua cocok dengan bentuk kepala. Tidak hanya disesuaikan dengan bentuk wajah saja, tetapi juga keseluruhan bentuk kepala.  Ada dua cara terbaik untuk menentukan gaya rambut yang sesuai dengan bentuk kepala, yakni mencari referensi model rambut dan berkonsultasi dengan barber.

5. Jangan pakai pomade saat memakai helm

Untuk para pria yang kerap mengendarai motor, tidak dianjurkan untuk menata rambut sebelum memakai helm. Alasannya, pemakaian helm dapat merusak bentuk rambut. Ditambah lagi, debu dan kotoran dari helm lebih gampang menempel ke rambut yang sudah diolesi pomade. Saran Henoch, lebih baik menata rambut saat sampai di kantor.

6. Keramas sebelum tidur

Poin terakhir yang paling penting ialah menjaga rambut agar tetap bersih setelah beraktivitas. Rambut yang telah ditata dengan pomade wajib dibersihkan dari bekas-bekas minyak yang menempel agar tekstur rambut tetap terjaga dan sisa-sisa pomade tidak menempel di bantal.

(Sumber cover: dok. pribadi)