“Heaven”, Rancangan Itang Yunasz dengan Inspirasi Nusa Tenggara

Dimas Wahyu 2018-05-23

Itang Yunasz kembali memperkenalkan koleksi terbarunya, kali ini bertajuk “Heaven” yang terinspirasi dari eksotisme budaya Nusa Tenggara Timur.

Koleksi ini dipamerkan di acara Ramadhan in Style di Plaza Indonesia pada 21 Mei lalu. Peragaan ini dibagi ke dalam dua sequence yang menampilkan masing-masing 10 busana. Itang memadukan tenun ikat NTT dengan varian kain yang luwes, seperti sifon, crepe, dan satin sutera untuk menghindari kesan kaku. Kominasi dua jenis kain ini sukses menghasilkan desain yang unik dan elegan, lepas dari kekakuan yang kerap melekat pada kain ikat.

Tradisi warisan budaya NTT menghasilkan kekayaan motif ikat yang penuh pesona. Ditampilkan dengan penuh kemewahan, 10 look pertama dihadirkan dalam berbagai potongan blus, tunik, rok, gaun, celana, legging, kulot, kaftan, dan outerwear. Setiap helainya dapat dipadupadankan secara berlapis. Hadirnya taburan beads yang diolah mengikuti motif khas Sumba semakin mengentalkan nafas kemewahan pada koleksi ini. Untuk menambah nuansa glamor pda koleksi ini, aksesori emas kreasi MannaQueen dipilih untuk memberi cita rasa kekayaan budaya Indonesia.

Sequence kedua menampilkan busana bertema serba putih. Desain elegan, feminin, ringan, dan mewah ini dikreasikan khusus untuk menyambut Idul Fitri dengan menggunakan material sutera, chiffon, satin, dan crepe, yang dikombinasikan dengan lace serta beads di beberap abagian. Potongan dari bagian kedua dibuat serba longgar dengan pilihan long dress, kaftan, dan abaya, serta outerwear yang ringan dan melayang.

Itang menyatakan, kondisi politik Indonesia yang dinilainya porak-poranda ini memicunya untuk menyumbangkan kebersamaan lewat koleksi ini. Ia ingin tetap menekankan rasa persatuan meski dalam keragaman.

“Agama tidak menjadi tolok ukur, karena masing-masing memiliki apa yang dianut. Saya juga harus menghormati yang ada di sekitar saya,” ungkap Itang.