Riset Membuktikan, Terlalu Lama Memakai Helm Rentan Timbulkan Ketombe

Rerre Adysti 2017-10-01

cover-riset-membuktikan-terlalu-lama-memakai-helm-rentan-timbulkan-ketombe

Sepeda motor menjadi salah satu moda transportasi yang paling banyak diandalkan dalam membelah kemacetan di ibu kota. Berbeda dari para pengemudi mobil, pengendara motor lebih banyak terpapar sinar matahari dan debu jalanan. Begitu juga dengan keringat yang membasahi kepala setelah lelah mengemudikan motor. Jika dibiarkan, keringat di kulit kepala rentan memicu timbulnya rasa gatal dan ketombe yang membandel.

Hal ini dibuktikan melalui eksperimen singkat oleh Saint Anthony Tiu, Principal Scientist P&G Hair Care Asia Pacific. Saint menjajal percobaan sederhana dimana seorang model menggunakan helm selama 15 menit di ruangan ber-AC. Sebelumnya, kepala model difoto menggunakan kamera infra merah untuk mendeteksi bagian mana yang memiliki suhu paling panas. Setelah menggunakan helm selama 15 menit, kepala model kembali difoto dengan kamera infra merah untuk mengetahui perbedaan suhu sebelum dan sesudah memakai helm.

Eksperimen ini menunjukkan, suhu kulit kepala meningkat sebanyak 3% setelah memakai helm selama 15 menit dengan penyebaran panas utama di bagian puncak kepala. Angka ini akan lebih tinggi lagi jika di luar ruangan dengan waktu yang lebih lama, terutama saat menempuh kemacetan di Jakarta yang dapat memakan waktu sampai berjam-jam.

“Tingginya suhu kulit kepala dapat menambah mikroorganisme yang ada di kulit kepala, sehingga menyebabkan gatal dan ketombe. Semakin panas, semakin tinggi resiko terkena ketombe,” ujar Saint dalam temu media di Ritz Carlton Hotel Pacific Place, Jakarta, Rabu (27/9).

Namun bukan berarti Anda harus menghindari pemakaian helm agar tidak berketombe. Helm tetap wajib dikenakan untuk menjaga keselamatan diri saat berkendara, sedangkan untuk memproteksi kulit kepala dari ketombe dan gatal, begini caranya.

Saint Anthony Tiu dalam eksperimennya menggunakan shampoo Head & Shoulders (foto: dok. Head & Shoulders)

Shampoo Head & Shoulders Cool Menthol dan Lemon Fresh menghadirkan formula Micro ZPT yang membantu membersihkan kulit kepala dari ketombe dan gatal, serta menyegarkan dengan sensasi dinginnya, sekalipun terkena panas, keringat, dan debu jalanan. Udara tropis Indonesia membuat perubahan suhu udara mampu mencapai 37 derajat Celsius dan membuat resiko timbulnya ketombe meningkat sampai 80%. Partikel debu polusi yang berukuran 84 kali lebih kecil dari pori-pori kulit kepala dapat membuat masalah ketombe semakin parah.

“Head & Shoulders mengandung bahan aktif anti ketombe efektif yang disebut dengann Micro ZPT yang membantu membersihkan  penyebab utama ketombe. Micro ZPT membersihkan kulit kepala dari ketombe dan membantu melindungi kulit kepala dengan meninggalkan perlindungan protektif dari ketombe, sehingga memberikan perlindungan yang lebih tahan lama,” papar Saint.

“Head & Shoulders memberi solusi ke inti masalah ketombe, yaitu jamur Malassezia Globoza yang menjadi sumber penyebab kulit kepala gatal dan berketombe,” sambungnya.

Shampoo Head & Shoulders Cool Menthol and Lemon Fresh telah tersedia dalam empat ukuran, yakni twin sachet seharga Rp1.000, botol 160 ml seharga Rp23.500, 330 ml seharga Rp39.900, serta 480 ml seharga Rp52.900.

(Foto: The Bike Shed, dok. Head & Shoulders)

TAGS :